Senin, 08 Oktober 2012

SEMANGAT FLIPMAS


Mohon maaf, beberapa waktu blog ini absen posting. Maklum ada hal lain yang sedikit menyita perhatian pengelola tunggal Blog ini heee...heeee. Kali ini ada hal menarik yang diangkat Ketua FLipMAS Indonesia yang mesti dicermati seluruh prodikmas di seluruh Indonesia, Perkembangan FLipMAS sudah pada tahap dipercaya oleh lembaga diluar DP2M yaitu Pertamina untuk diajak membangun 100 desa tertinggal yang berada di batas NKRI. Kerjasama ini dirintis oleh perkenalas Ibu Citra (FLipMAS Mammiri) dengan pimpinan PKBL Pertamina yang kemudian dieksekusi kerjasamanya di tingkat FLipMAS Indonesia. Penghargaan yang besar buat Ibu Citra, termasuk juga Pak Widyana yang banyak membangun komunikasi awal. Beberapa hari yang lalu lahir FLipMAS Wilayah Papua di Sorong, lahir sebagai FLipMAS Wilayah ke 19. Jelas,peran FLipMAS ke depan makin digadang masyarakat, makin membutuhkan kerja keras dan keiklasan. Kemarin tanggal 8 Oktober 2012, Ketua FI membuat surat terbuka yang pengelola merasa perlu mempostingkan di blog ini, sebagai berikut :

" Salam Hangat FLipMAS
Salam Satu Jiwa Bhinneka Tunggal Ika


Tantangan yang kita hadapi dalam membangun masyarakat untuk menjadi pintar dan sejahtera sangat berbeda dengan memintarkan mahasiswa. Mahasiswa belum memiliki intuisi dan pengetahuan yang teruji tetapi dukungan finansial bagi sebagian besar mereka sudah kuat, juga fasilitas belajarnya sudah terbilang memadai. Untuk membangkitkan kesadaran mahasiswa akan kekuatan intuisi dan lojiknya sangat sederhana, termasuk mengubah cara belajarnya. Di lain pihak, masyarakat di desa2 miskin mempertahankan hidupnya mengandalkan intuisi dan pengetahuan empiriknya yang teruji. Hidup keseharian dengan mengandalkan intuisi dan mewujud dalam pengetahuan empirik sering membawa manusia pada kelengahan akan fungsi lojik dan akrab dengan rutinitas yang menjemukan. Entitas manusia seperti ini tidak lagi melihat lojik sebagai tumpuan mutu kehidupan mereka atau mereka tak mampu lagi meningkatkan mutu kehidupan karena abai mematangkan lojiknya. 

Mengubah kehidupan mereka berarti memandu mereka ke arah pencerahan lojiknya atas tradisi yang menghidupinya. Ini pekerjaan luar biasa sukar sebab masyarakat sudah sedemikian elastisnya. Oleh karena itu diperlukan fusi energi dari banyak kaum intelektual untuk meniupkan nyala membangunkan lojik mereka yang tertidur. Bahwa lebih banyak dosen memilih untuk membangunkan lojik mahasiswa, itu hak mereka untuk menyukai pekerjaan  yang sangat sederhana. Akan tetapi, dosen yang juga memilih membangunkan lojik manusia yang lebih mengandalkan intuisinya akan dituntut keluasan intelektualitas, keikhlasan untuk bergabung menerima kebhinekaan dalam kecerdasan, ketangkasan, kesabaran, keuletan, stamina dan juga takdirnya. Yang tidak ingin bergabung tidak perlu membebani langkah kita, sebab masih banyak dosen yang tidak hanya memikirkan sakunya sendiri yang tidak pernah berujung hehehe. Angin pagi sedang berhembus kencang, mengapa layar tak juga dikembangkan? "

Prodikmas atau dosen yang bergabung di dalam FLipMAS sekarang ini lagi diuji dan ditantang, seperti pada kalimat penutup surat Bapak Sundani Nurono Suwandhi.....Sesungguhnya kini angin lagi berpihak pada FLipMAS, berpihak pada kita, ...... Nah, kita mesti terjaga, siapkan kapal dan perahu-perahu kita, jangan lupa bawa bekal lalu ......kembangkan layar.....! Hayoooo !!! Salam.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar